9 Mei 2018

Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era revolusi industri 4.0 [Digital]

 

Bertempat diruang serbaguna LPPI Kemang pada hari Senin tanggal 7 Mei 2018 telah dilaksanakan Seminar Nasional dengan Topik “Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Rvolusi Industri 4.0 [Digital]”. Seminar tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen IBS dengan dihadiri peserta dari kalangan Akademisi, Perbankan dan Industri Keuangan Non Bank, serta pimpinan perusahaan dan elemen masyarakat lainnya yang sedang mengembangkan kepemimpinan pada era revolusi 4.0. Dalam kata sambutannya, Ketua IBS Bpk Subarjo Joyosumarto SE., ME., PhD. mengemukakan bahwa, dalam era “Zaman Now” ini, kepemimpinan memegang peranan yang sangat strategis, karena tidak hanya terbatas dalam transformasi teknologi saja, namun jauh lebih penting lagi bagaimana pemimpin dapat mempersiapkan perusahaannya agar mampu terus beradaptasi dan berubah di tengah-tengah lingkungan bisnis yang baru. Sejalan dengan itu, tantangan utama para pemimpin saat ini adalah membangun kompetensi Sumber Daya Manusia yang adaptable (yang sesuai) dengan tantangan di era revolusi industri 4.0 (Digital). Hasil riset Global Human Capital Trend 2017 yang dilakukan Deloitte membuktikan bahwa saat ini hanya lima persen organisasi di seluruh dunia yang merasa telah memiliki 'Digital leader'.¬≠¬≠


Selanjutnya dilaksanakan acara seminar dengan para pembicara dari Kemenristek Dikti diwakili oleh Ibu Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani - Direktur Pembelajaran Kemenristekdikti, dari Bank Mandiri Bpk Agus Dwi Handaya - Direktur Kepatuhan, Legal, Human Capital, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk, dari STIE Indonesia Banking School diwakili oleh ketua IBS Bpk Subarjo Joyosumarto SE., ME., PhD, dengan moderator Bapak Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Majalah Infobank. Seminar berlangsung dengan sangat menarik mengingat materi yang dikupas sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi saat ini dimana banyak sekali pihak2 yang masih merasa belum siap menghadapi perubahan yang terjadi dengan adanya revolusi industry 4.0.


Dari hasil seminar tersebut telah menambah pengetahuan dan wawasan para peserta untuk lebih siap mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi melalui langkah-langkah yang perlu dilakukan segera, melalui kemampuan leadership yangdimiliki,dimana seorang pemimpin selain harus mampu beradaptasi dan melakukan penyesuaian di lingkungan bisnis yang baru, juga harus mampu membangun kompetensi SDM yang adaptable dengan tantangan di Era Revolusi Industri 4.0.
Seminar juga menampilkan ketua Dewan Komisioner OJK Bapak Dr. Wimboh Santoso sebagai Keynote Speech, yang menjelaskan bahwa distorsi yang terjadi pada perbankan akibat perkembangan teknologi adalah hal yang tidak dapat dihindari. Ditambahkan pula oleh yang bersangkutan bahwa Perbankan sudah harus menyadari akan tantangan tersebut. Untuk itu bank dan fintech bisa berjalan berdampingan, sehingga bank tidak perlu secara total mengubah strategi bisnisnya. Bank bisa menempatkan fintech sebagai partner bukan kompetitor.


Dalam rangkaian acara tersebut diatas, dilakukan pula penandatanganan antara Bank Mandiri dan STIE Indonesia Banking School (IBS) untuk melakukan kerjasama dalam rangka peningkatan kemampuan tenaga kriya perseroan guna menjawab kebutuhan tenaga perbankan digital. Melalui program beasiswa yang diberikan, tenaga kriya atau magang Mandiri yang potensial dan berprestasi akan diusulkan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru dan setelah dinyatakan lulus seleksi, akan mendapatkan kesempatan kuliah di Program Perbankan IBS dan meraih gelar S1.


Selanjutnya pada kesempatan tersebut telah dilakukan pula launching buku yang ditulis oleh Bpk Subarjo Joyosumarto SE., ME., PhD, dengan judul B.A.N.K.I.R yang diterbitkan oleh Gramedia Group dimana buku tersebut sangat bermanfaat karena mengulas Kepemimpinan Lembaga Perbankan Abad ke-21. Buku ini membedah dengan sangat bagus dan menawarkan jawaban atas tantangan kepemimpinan dimasa depan sehingga sangat relevan untuk dipahami dan diinternalisasikan oleh para bankir.


Rangkaian acara seminar diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan cinderamata kepada para narasumber dan moderator yang langsung diserahkan oleh ketua IBS Bpk Subarjo Joyosumarto SE., ME., PhD.

(Materi dapat download disini)
http://lmibs.id/seminarsdm/