KEUNGGULAN INDONESIA BANKING SCHOOL (IBS)

  1. Pelatihan Kerja

Mahasiswa semester 7 diwajibkan mengikuti pelatihan kerja (magang) selama 1 semester dengan diberi nilai 12 SKS. Kegiatan pelatihan kerja meliputi pelatihan learning by doing mengenai kegiatan operasional lembaga keuangan dan perbankan. Dengan selesainya kegiatan ini maka para mahasiswa akan memperoleh pengalaman dalam kerja (learning by doing) mengenai operasional lembaga tempatnya mengikuti pelatihan antara lain : penghimpunan dana, pembiayaan, tata kelola keuangan, berperilaku di tempat kerja, bergaul dan bersosialisasi dengan pegawai, serta lingkungan kerja. Mahasiswa yang telah selesai mengikuti pelatihan kerja ini sudah siap untuk bekerja apabila telah lulus dari IBS.
Daftar Lembaga tempat pelatihan kerja adalah :

  1. Bank Indonesia, berupa Visitasi selama 10 hari kerja
  2. Lembaga lain selama satu semester :

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Bursa Efek Indonesia (BEI)

Bank Mandiri

Bank BRI

Bank BNI

Bank BTN

Bank BCA Syariah

Bank Bukopin

Bank DKI

Bank BTPN

Bank BTPN Syariah

Bank Ganesha

Bank BNI Syariah

Bank Woori Saudara

Bank Muamalat

Bank Syariah Mandiri

Bank Panin Syariah

Bank Mega Syariah

Bank BPD Lampung

Bank Commonwealth

 

 

  1. Komposisi Pengajar

Materi perkuliahan yang diberikan merupakan kombinasi antara teori dan praktek dibidang lembaga keuangan dan perbankan. Para dosen yang mengajar merupakan kombinasi antara praktisi keuangan/perbankan dan dosen akademisi. Para dosen praktisi antara lain :

  • Subarjo Joyosumarto, SE, MA, PhD. (Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Mantan Komisaris Utama Indoverbank, BNI Syariah)
  • Dr. Joni Swastanto SE, (Komisaris Bank BNI, Mantan Deputi Komisioner OJK)
  • Khairil Anwar SE., MSM ( Komisaris Bank Commonwealth, Mantan Direktur Eksekutif Bank Indonesia)
  • Dr. Hendar (Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia)
  • Dr. Agusman SE, MBA ( Direktur Eksekutif Bank Indonesia)
  • Dr. Achyar Ilyas ( Komisaris CIMB Niaga, Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia)
  • Zaenal Abidin SE, MBM, PhD (Komisaris Bank Victoria)
  • Ramzi A. Zuhdi SE, Akt (Mantan Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Mantan Komisaris Bank Syariah Mandiri)
  • Dr. Abdul Salam, SE, MM ( Mantan Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Mantan Direktur BRI, Mantan Direktur Utama Bank Ganesha)
  • Dr. Siswanto SE, MM (Mantan Direktur Utama LPPI, Mantan Direktur Eksekutif Bank Indonesia, Mantan Direktur Bank BAPINDO)
  • Dr. Batara Simatupang (Mantan Pejabat Bank Mandiri)
  • Dr. Sparta SE, Akt ( Mantan Pejabat Bank BAPINDO)
  • Prof. Dr. Narumi Lapoliwa SE, Akt (Mantan Pejabat Bank Indonesia)

 

  1. Program Public Speaking

Para mahasiswa IBS dibekali dengan keterampilan Public Speaking yaitu soft skill berupa kemampuan untuk mengemukakan suatu permasalahan atau pendapat secara sistematis, singkat dan jelas. Melalui kegiatan ini para mahasiswa dapat berbicara di depan umum dengan penuh rasa percaya diri, begitu pula pada saat presentasi dan menyampaikan argumentasi di forum diskusi. Public Speaking juga memberikan bekal bagi para mahasiswa yang baru lulus dalam mengikuti wawancara melamar pekerjaan. Peserta kegiatan ini memiliki kemampuan untuk memberi jawaban secara sistematis dan logis disertai dengan cara berbicara dan bersikap yang memberi kesan positif bagi pewawancara.
Materi yang diberikan pada Program Public Speaking  adalah :

  • Membangun Rasa Percaya Diri
  • Communication Skill
  • Presentation Skill
  • Teknik Berargumentasi
  • Teknik Wawancara

 

  1. Pembayaran Biaya Kuliah

IBS bekerjasama dengan perusahaan teknologi keuangan Fintech untuk pembayaran biaya kuliah. Perusahaan Fintech bersedia memberikan kredit kepada orang tua mahasiswa IBS selama perkuliahan berlangsung dalam waktu 4 tahun dan jangka waktu pembayaran kredit dapat dilakukan dalam waktu yang bervariasi mulai dari 1 sampai 6 tahun. Dengan pembiayaan perkuliahan dilakukan oleh perusahaan Fintech maka orang tua mahasiswa tidak perlu menyediakan dana per semester.